Sabtu, 16 April 2011

Facebook and all the story inside...

saat ini, siapa yg tak kenal facebook.
mungkin hanya orang yang tak pernah tau komputer yang tak mengenalnya
mungkin hanya orang-orang jadul yang terasa asing olehnya
siapa yang tak punya akun facebook saat ini
apalagi anak muda
ya..jejaring social yang satu ini sepertinya memang paling diminati
tua, muda...mulai anak2 hingga dewasa
setiap orang pasti punya cerita tersendiri tentangnya
suka duka, aku yakin pasti ada di dalamnya
tak terkecuali aku
berbagai cerita pernah kualami di dalamnya
cinta, mungkin salah satunya
dan kurasa paling mendominasi
maklum, anak muda...
rasanya hanya sedikit waktu yang kuluangkan saat ini untuk berinteraksi didalamnya
tak seperti dulu, yang kurasa berlebihan aku "bermain" di jejaring sosial itu
banyak cerita yang kusimpan disana
senang, sedih, kecewa, cemburu (buta), dan jatuh cinta.
sering aku mendapat kejutan ketika membuka akun beberapa orang
pernah juga serasa dibunuh perasaanku oleh suatu gambar
pernah juga terperanga akan suatu hal
ya itulah lika likunya
banyak kesedihan yang rasanya kusimpan disana
namun sekarang aku lebih banyak diam
diam, menangis menyaksikan semuanya menjadi pilihanku
kadang kasian melihat hatiku yang secara tidak langsung kusakiti sendiri dengan kulihat hal-hal yang menjadi beban pikir
namun keinginan itu selalu ada
kalaupun tidak, hanya beberapa waktu saja
kadang ketika berpikir, bukankah itu dunia maya
kita tak pernah tau, ada kejujuran tidaknya di status-status yang ditulis oleh orang-orang itu
kadang ingin kutinggalkan, tapi disisi lain
itu salah satu media interaksiku dengan teman-teman
ya..facebook memang menjadi ajang
kadang menyindir, mempermalukan, membuat sakit hati, kePDan, ke GRan dan masih banyak lagi yang pernah kualami
hmm..lagi-lagi itu semua maya, namun memabukkan bagi orang yang terlalu jauh masuk ke dalam
dan sulit mengimbangi nya ketika itu dialami orang yang perasa sepertiku
mereka yang diluar sana tak pernah tahu, apa yang dirasakan orang lain ketika membaca tulisan-tulisan itu
tapi rasanya terlalu egois ketika aku memikirkan diri sendiri
biarlah, berjalan sesuai apa yang memang dikehendakkan
bukankah semua ada masanya
dan ku bersyukur bahwasanya aku tak seperti dulu
keadaan pun mengikutiku
ataukah memang aku yang bisa menyesuaikan (mengikuti keadaan)
dan sepenuhnya aku sadar, semua tak selalu sama
tidak mungkin sesorang bertahan di kondisi yang sama
dengan keadaan yang sama
semua yang ada di dunia pasti berubah
mungkin juga aku, dia, dan mereka
biarlah, syukuri saja yang ada
pasti ada hikmahnya

Regards,

AD

Tidak ada komentar: